Cara Memilih Mata Bor yang Tepat untuk Berbagai Formasi

2022-10-08 Share

Bagaimana Memilih Mata Bor yang Tepat untuk Berbagai Formasi?

undefined


Secara umum, tanah dapat diklasifikasikan menjadi lunak, sedang, atau keras. Kondisi tanah lunak biasanya terdiri dari material seperti lempung dan batugamping lunak. Kondisi tanah sedang, di sisi lain, mungkin mengandung material jenis serpih keras dan dolomit. Dan terakhir, tanah keras umumnya terdiri dari bahan seperti batu seperti granit.


Memilih jenis mata bor yang tepat akan membantu menjamin proses pengeboran yang efisien dan hemat biaya.


1. Mata Bor untuk Kondisi Tanah Lunak

Bit drag atau bit pemotong tetap ideal untuk proyek dengan kondisi tanah yang sebagian besar lunak. Mata bor ini dibuat dari sepotong baja padat. Sementara sisipan karbida dapat digunakan, itu bukanlah suatu keharusan. Mata bor ini tidak memiliki bagian bergulir atau bantalan terkait. Dengan demikian, seluruh rakitan pemotongan berputar dengan tali bor dan memotong tanah saat bilah berputar.

Tidak adanya bantalan dan komponen rolling berarti lebih sedikit sambungan yang bergerak, dan dengan demikian, kemungkinan kerusakan pada unit pemotongan lebih kecil.


undefined

Bit seret tiga sayap


2. Mata Bor untuk Kondisi Tanah Sedang dan Keras

(1) Bit pemotong rol tiga kerucut dengan Sisipan Tungsten Carbide

undefined


(2) bit kompak berlian polikristalin

undefined


Untuk menembus tanah yang lebih padat, bit harus memiliki kekuatan dan daya tahan yang cukup untuk berhasil memecah material dan memindahkannya keluar dari jalan. Jenis mata bor yang umum untuk pengeboran di tanah sedang hingga keras adalah mata bor tiga kerucut dan mata bor padat berlian polikristalin.


Bit pemotong bergulir tiga kerucut terdiri dari tiga kerucut yang berputar dengan titik-titiknya menghadap ke dalam ke arah tengah. Kerucut memutar dan menggiling tanah/batuan sementara senar bor memutar seluruh mata bor secara bersamaan.


Pemilihan material insert tergantung pada kekerasan tanah yang perlu ditembus. Sisipan karbida paling cocok untuk kondisi tanah sedang, sedangkan bit berlian polikristalin terutama digunakan untuk batuan padat.


Untuk kondisi ekstrim, bit polycrystalline diamond compact (PDC) dapat digunakan. Berlian sintetis dilekatkan pada sisipan karbida untuk memberikan sifat kekuatan mata bor hingga 50 kali lebih banyak daripada mata bor baja konvensional. Mata bor PDC digunakan untuk kondisi tanah yang sangat menantang, seperti formasi batuan padat.


Menentukan jenis mata bor yang tepat biasanya memerlukan penyelidikan geologis, laporan geologis yang komprehensif, dan kepatuhan yang ketat terhadap informasi yang diberikan oleh ahli geologi dan profesional teknik geoteknik.


Dalam ZZBETTER, kami menawarkan pemotong PDC untuk mata bor PDC, untuk memaksimalkan hasil Anda dan meningkatkan pengalaman pengeboran Anda secara keseluruhan. Jika Anda tertarik dengan mata bor PDC dan menginginkan informasi dan detail lebih lanjut, Anda dapat MENGHUBUNGI KAMI melalui telepon atau surat di sebelah kiri, atau KIRIM EMAIL AS di bagian bawah halaman.


KIRIM EMAIL KAMI
Silakan pesan dan kami akan menghubungi Anda kembali!